2 Jenis Batu Akik Indonesia Yang Mengalami Kenaikan Harga di 2017

Batu Akik Red Baron Pacitan

Gambar Cincin dan Bongkahan Batu Akik Red Baron Pacitan Via Kompas.com

Trend batu akik kini mulai kembali lagi . Dengan membaiknya kembali perekenomian indonesia, bukan hal yang tidak mungkin jika ditahun 2017 trend batu akan kembali bersinar lagi . Beberapa jenis batuan yang dahulunya memiliki yang harga tinggi pada tahun ini cenderung mengalami penurunan harga . Namun ada juga beberapa jenis batuan bukannya menurun malah semakin mengalami peningkatan harga jual . Jenis batuan apa saja itu ?

Diawal 2017, ada beberapa jenis batuan yang mengalami peningkatan permintaan . Diantaranya adalah red baron, sulaiman Chalcedony dan jenis batu kecubung yang merupakan jenis mineral kuarsa ( Quartz ) . Ketiga jenis ini dinilai memiliki permintaan yang cukup tinggi . Terutama untuk jenis kecubung yang berasal dari Kalimantan. Namun untuk soal harga, kedua jenis ini masih kalah dibandingkan jenis berikut ini .

1. Batu Bacan

Batu bacan sejak 2015 memang memiliki permintaan yang cukup tinggi . Jenis Chrysocolla Chalcedony ini memiliki harga yang cukup tinggi . Bahkan sampai hari ini, bacan masih menjadi yang termahal jika dibandingkan jenis batuan lainnya yang ada di indonesia . Walaupun trend batu bisa dibilang menurun pada 2016 kemarin, namun untuk harga jual dari batu ini masih terbilang cukup tinggi .

Adapun beberapa jenis yang banyak disebutkan masih memiliki harga yang tinggi adalah bacan palame, doko, serat kura , dan obi . Namun untuk jenis palamea kini permintaannya sudah kalah jauh dibandingkan doko . Jenis bacan doko sendiri sampai saat ini masih banyak mencari .

Salah satu kelebihan dari bacan doko adalah memiliki warna dan serat yang sangat unik . Bacan doko memiliki kelebihan corak yang tidak bisa anda temukan pada jenis palamea . Untuk bahan doko mentah yang belum jadi, 1 ons dibandrol dengan harga 3 – 5 juta rupiah . Harga tersebut tergantung kualitas dari batuannya .

2. Batu Solar Aceh

Batu solar adalah jenis idocrase super yang hanya bisa anda temukan di Aceh dan beberapa negara tertentu di dunia. Ini termasuk jenis batuan langka dan sangat sulit dicari keberadaannya . Solar aceh sendiri memiliki peminat yang cukup tinggi . Tidak hanya gemslover dari indonesia, tetapi dari beberapa negara di asia tenggara seperti malaysia, singapura, dan Thailand juga mengincar batuan ini .

Untuk batu solar dengan ukuran dimensi 22 x 18 x 8 mm , bisa terjual dengan harga 2 – 3 juta rupiah . Ini untuk jenis solar dengan tingkat transparansi translucent atau tembus cahaya . Solar juga memiliki tingkat kekerasan yang cukup baik . Tingkat kekerasannya diantara 7 – 8 Skala Mohs . Tingkatan ini sudah mendekati ke kualitas batu permata seperti berlian,safir, dan zamrud .

Baca Juga Bersiaplah, Batu Akik Akan Booming Lagi Di Tahun 2017

Kedua jenis batuan diatas kami kira sampai saat ini mengalami peningkatan harga yang cukup siginifikan walaupun trend batu masih terbilang menurun . Untuk kamu yang ingin mencoba peruntungan di 2017 dari bisnis batu, kedua jenis ini tidak boleh kamu hilangkan dari daftar list .

2 Jenis Batu Akik Indonesia Yang Mengalami Kenaikan Harga di 2017 | Siopung | 4.5