5 Peristiwa Antariksa Bersejarah Yang Terjadi Sepanjang 2016

Pertiwia Antariksa Bersejarah

Gambar Antariksa Via Pixabay

Membicarakan tentang astranomi yaiitu cabang dunia ilmu alam mengenai galaksi antariksa, nebula, gugusan bintang dan satelit di sekitar bumi ini cukup menarik untuk dibahas di penghujung tahun 2016. Selain itu, viralnya anime Kimi No Na Wa turut membantu ketertarikan para pelajar untuk mengenal dan mengetahui lebih dalam lagi pengetahuan mengenai peristiwa jatuhnya meteor ke permukaan bumi tersebut.

Anda juga sudah banyak yang tertarik dengan dunia antariksa yang satu ini semenjak adanya berita – berita viral mengenai meteor dan gerhana yang cukup meramaikan peristiwa langit di Indonesia ini. Hanya dengan menengadahkan kepala ke atas dan mengamatin langit dengan luas, akan sedikit menarik perasaan anda ikut tenggelam dalam warna indah yang telah disajikan untuk mata terbaik anda.

Berikut beberapa peristiwa antariksa yang setidaknya cukup berkesan sepanjang tahun 2016 ini.

1. Gerhana Matahari Total – 09 Maret.

Merupakan kejadian yag luar biasa pada tahun ini dan telah menarik perhatian dunia akan viralnya kejadian alam yang terjadi pada dataran timur Indonesia ini. Diramalkan tahun 2023 anda dapat melihat kejadian langit langka yang satu ini, walaupun banyak perbedaan pendapat tentang rentang waktu kejadian langka yang satu ini. Ada sumber mengatakan 18 bulan sekali, 2 sampai 3 tahun sekali, 33 tahun sekali bahkan ada juga yang mengatakan 350 tahun sekali.

Pada dasarnya memang memerlukan waktu sekitar 375 hingga 1000 tahun sekali untuk menunggu peristiwa langka ini pada lokasi tempat yang sama. Namun, menurut keilmuan astronomi gerhana matahari total ini terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi pada saat yang sama berada pada satu garis. Seperti halnya sejarah yunani kuno dalam cerita Hercules bukan? Saat itu, bulan berada tepat di depan matahari dan menutupinya secara total setidaknya selama 4 menit, berbeda dengan peristiwa yang terjadi pada tahun 2009 yang berlangsug sekitar 6 menitan.

Walau cahaya yang dihasilkan sangat berbahaya untuk mata anda saat menyaksikannya tanpa perlindungan kaca mata khusus, hal ini tidak menyulutkan perhatian para masyarakat Indonesia bahkan dunia, untuk mengabadikan peristiwa ini. Beberapa wilayah mencakup sebagian besar wilayah Asia, Ocenia, dan Australia dapat menyaksikan gerhana langka ini yang terlihat seperti sebuah gigitan.

2. Transit of Mercury – 09 Mei

Para pecinta dan pemerhati peristiwa langit disebut sebagai skywatcher akan disajikan dengan kejadian langka yaitu ketika Merkurius meluncur ke arah matahari untuk pertama kalinya pada rentan waktu 10 tahun pertama. Siluet kecil dari planet ini terlihat selama sekitar 7 jam ketika planet ini sedang berada di dalam jalur melewati matahari, yaitu dimulai pada pukul 11.12 GMT hingga 18.42 GMT.

Cuaca yang baik dan cerah akan sangat berpengaruh dalam terlihatnya peristiwa langit langka yang satu ini. Peristiwa ini memang terjadi dan terlihat di sebagian besar wilayah Amerika dan Eropa Barat serta sebagian wilayah Asia dan Afrika. Sangat disayangkan pada anda yang saat itu sedang berada di wilayah Asia Timur dan Australia yang tidak dapat melihat peristiwa ini karena perbedaan antara waktu siang dan malam harinya.

3. Calestial Line Up – 23/24 Agustus

Saat malam tiba, sekitar tanggal pada bulan Agustus yang lalu, ada sebuah rasi bintang yang akan berada dalam satu garis selaras dengan dua planet lainnya. Kejadian ini sendiri dapat dilihat dengan mata telanjang. Peristiwa ini terjadi ketika Mars dan Saturnus bersama dengan Antares, yang merupakan bintang utama dari rasi bintang Scorpio berada dalam garis lulus yang sejajar.

Peristiwa ini menghasilkan pemandangan langit yang menarik ketika membentuk garis vertical yang dramatis pada bagian barat daya langit malam hari. Anda tentu dapat menikmatin kejadian ini dengan sangat jelas dan baik jika anda tidak lupa mnggunakan teropong pada saat itu.

4. Venus bertemu Jupiter – 27 Agustus

Benda langit yang sudah memiliki nama dan berbagai julukan khas di benak anda ini pasti sudah tidak asing lagi. Ya, dua benda langit yang merupakan benda langit yang paling terang setelah matahari dan bulan ini berada di jarak yang sangat dekat. Kedua planet ini dipisahkan sejauh hanya 10 busur per menitnya, atau berkisar ukuran sepertiga diameter bulan di langit. Merupakan jarak yang sangat dekat bukan? .

Namun apakah anda menggunakan teropong saat menikmatin peristiwa langit yang indah ini? Jika tidak, tentu akan sangat disayangkan sekali.

5. Hujan Meteor Geminid – 13 sampai 14 Desember 2016

Berkat viralnya anime Kimi No Na Wa yang ditayangkan diseluruh bioskop Indonesia pada tanggal 2 Desember ini menyebabkan menariknya perhatian banyak remaja untuk lebih memperhatikan peristiwa langit. Bahkan, peristiwa yang dikenal dengan radian rasi bintang gemini ini terjadi dalam intensitas 60 – 100 meter per jam terbilang bukanlah kejadian atau peristiwa alam yang langka.

Oiya, Baca Juga 5 Negara Yang Memiliki Kota Paling Ekstrim Di Duni Saat Ini

Untungnya, kejadian ini bisa diamati di seluruh Indonesia dengan mata telanjang apabila lokasi pengamatan benar – benar dalam keadaan gelap gulita atau sebaliknya dalam keadaan cuaca yang cerah. Sayangnya dilokasi tempat Penulis tinggal, saat itu langit sedang tidak bersahabat dan cuaca yang disuguhkan pada malam itu terbilang mendung.

5 Peristiwa Antariksa Bersejarah Yang Terjadi Sepanjang 2016 | Siopung | 4.5