Hari Ibu: Alasannya Kenapa Diperingati Setiap 22 Desember

Hari Ibu adalah perayaan yang memperingati betapa pentingnya peran seorang wanita didalam keluarga , bagi suami , anak-anak , dan juga bagi lingkungannya . Tapi tahukah kamu , apa alasannya tanggal 22 Desember dipilih sebagai hari ibu ? . Ada lebih dari 70 negara yang ikut merayakan peringatan tersebut , namun dengan tanggal yang berbeda-beda menurut negara masing-masing . Tapi tahukah kamu bahwa 9 Mei merupakan tanggal dimana banyak negara memiliki kesamaan waktu dalam memperingatinya .

Hari Ibu 22 Desember

Hari Ibu Menyadarkan Kita Betapa Pentingnya Peran Wanita

Hari Ibu dan Sejarah-nya Di Indonesia

Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember dan merupakan perayaan Nasional bagi negara Indonesia . Dalam sejarahnya , tanggal ini dipilih karena mengenang Kongres Perempuan Indonesia pertama , pada tahun 1928 yang digelar mulai dari 22 hingga 25 Desember .  Kongres tersebut diselenggarakan di Jl Brigjen Katamso , Yogyakarta . Bahkan , Soekarno meresmikan tanggal ini sebagai perayaan nasional sebagaimana tertuang dalam Dekrit Presiden No. 316 Tahun 1953 .

Kongres Perempuan Indonesia , adalah sebuah acara yang mengumpulkan lebih dari 30 Organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera . Organisasi-organisasi tersebut terbentuk karena terinspirasi dari pergerakkan pahlawan-pahlawan wanita Indonesia pada abad ke 19 , seperti R.A Kartini , Cut Nyak Meutia , Waria Walanda Maramis , dan pahlawan-pahlawan wanita indonesia lainnya .

Sumpah persatuan dan kesatuan yang diikrarkan dalam Kong¬res Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928 membakar semangat pergerakan wanita Indonesia untuk menye¬lenggarakan Kongres Perempoean Indonesia yang pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Tema pokok Kongres adalah menggalang persatuan dan kesatuan antara organisasi wanita Indonesia yang pada waktu itu masih bergerak sendiri-sendiri. Kongres ini telah berhasil membentuk badan federasi organisasi wanita yang mandiri dengan nama “Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia” disingkat PPPI.

Berikut beberapa sebutan ibu dalam berbagai bahasa di dunia :

 

Arabic: الأم
Bulgarian: майка
Catalan: mare
Chinese Simplified: 母亲
Czech: matka
Danish: mor
Dutch: moeder
English:mother
Estonian: ema
Finnish: äiti
French: mère
German: Mutter
Greek: μητέρα
Haitian Creole: manman
Hebrew: אמא
Hindi: माँ
Hmong Daw: niam
Hungarian: anya
Indonesian: Ibu
Italian: madre
Japanese: 母
Klingon: SoS
Korean: 어머니
Latvian: māte
Lithuanian: motina
Malay: Ibu
Maltese: omm
Norwegian: mor
Persian: مادر
Polish: matka
Portuguese: mãe
Romanian: mama
Russian: мать
Slovak: matka
Slovenian: mati
Spanish: madre
Swedish: mor
Thai: แม่
Turkish: Anne
Ukrainian: матері
Urdu: ماں
Vietnamese: mẹ

Perayaan hari ibu merupakan momentum bagi kita semua untuk lebih membagikan kasih sayang terhadap sosok wanita yang ada didekat kita. Ibu adalah orang yang selalu mendukung dan memberikan kasih sayangnya kepada anak-anaknya , memberikan kehidupan , dan memiliki peran penting dalam menghasilkan penerus-penerus bangsa yang berkualitas . Jadi , sangat layak apabila Ibu diperingati setiap tahunnya di Indonesia .

Hari Ibu: Alasannya Kenapa Diperingati Setiap 22 Desember | Siopung | 4.5