10 Mitos Jodoh Yang Tidak Boleh Kamu Percayai Begitu Saja

10 Mitos Jodoh Yang Tidak Boleh Kamu Percayai Begitu Saja

Foto Ilustrasi Orang Yang Berjodoh Via Pixabay.com

Jodoh menurut penjelasan  kamus besar indonesia adalah orang yang cocok untuk dijadikan pasangan suami istri. Jodoh secara sederhana bisa menjelaskan tentang apa saja yang berkaitan dengan pasangan. Pasangan sepatu atau baju, atau bisa juga pasangan makanan atau minuman. Namun, pada umumnya jodoh merupakan pembahasan berkaitan dengan tujuan menikah .

Di Indonesia, ada banyak orang yang percaya berkaitan dengan mitos jodoh. Mitos merupakan cerita atau suatu kepercayaan yang tidak jelas asal-usulnya, cenderung masih bersifat abu-abu , namun cenderung dipercayai banyak orang.

Apa saja mitos-mitos tersebut? mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Wajah Mirip Merupakan Jodoh

Ini adalah mitos yang cenderung banyak dipercayai orang, bahkan saya juga pernah percaya dengan kalimat ini. Namun, jika dipikirkan kembali, tidak ada korelasi wajah dengan kecocokan suatu pasangan. Kemiripan yang dimasud mungkin tidak hanya berbicara tentang wajah, namun kesamaan yang dimasud adalah sebuah minat dan tujuan dari masing-masing pribadi untuk komitment berpasangan.

Baca Dulu 10 Fakta Dan Mitos Unik Dagu Terbelah Yang Jarang Diketahui

Faktanya, kesamaan minat lebih sering menciptakan pasangan yang berjodoh dibandingkan kesamaan dalam hal wajah.

2. Makan Di Depan Pintu Nanti Jodohnya Jauh

Ini juga termasuk mitos yang berkaitan dengan ramalan jodoh seseorang. Pasalnya banyak yang percaya jika seseorang makan didepan pintu akan menyebabkan calon pasangannya menjauh atau lama ketemunya. Tentu saja hal ini tidak boleh dipercaya begitu saja. Cenderung kalimat ini merupakan larangan yang mengikat untuk anda makan di depan pintu.

Dengan larangan tersebut, cenderung kita akan lebih takut . Tentu saja tujuannya adalah baik. Faktanya jika anda makan di depan pintu merupakan sebuah pelanggaran etika yang ada di budaya indonesia.

3. Tidak Datang Ke Undangan Pernikahan Akan Membuat Jodohmu Semakin Jauh

Mungkin kamu baru dengan tentang mitos ini . Jika kamu tidak datang ke suatu acara pernikahan sahabat, tetangga, atau saudara, maka hal ini akan memberikan dampak buruk bagi dirimu kedepannya. Kepercayaan ini tidak jelas darimana asal usulnya. Namun kecenderungan hal ini merupakan doktrin yang sangat baik untuk membuat orang-orang yang malas datang ke suatu acara pernikahan untuk bergegas datang.

Namun secara agama dan etika, selain dapat mempererat hubungan tali silahturahmi, kamu juga akan bertemu banyak orang atau bahkan memiliki kemungkinan yang kuat jika kamu akan bertemu jodohmu disana.

4. Punya Sedikit Teman Membuatmu Punya Sedikit Kemungkinan Bertemu Jodoh

Pernyataan seperti ini tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Pasalnya, ada banyak orang yang memiliki pertemanan yang luas namun tak kunjung juga menemukan pasangan yang tepat. Bahkan, ada beberapa orang yang jarang bergaul namun menikah dengan sangat cepat. Coba perhatikan orang-orang seperti ini di lingkungan anda. Pastilah anda bisa melihatnya sendiri.

Mitos seperti ini tentu saja kondisional dan hanya sebuah pendapat berlandaskan perhitungan kogika saja. Setiap orang memiliki jalan unik nya masing-masing dalam menemukan pasangan.

5. Kalau Jodoh Tidak Kemana-Mana

Berkitan dengan kalimat ini mungkin landasannya benar, tetapi tujuannya sering kali disalahkan oleh banyak orang. Coba bayangkan, ini adalah kalimat yang sering kali keluar untuk orang-orang yang tidak optimis memandang kedepan. Tentu benar jika sesuatu yang sudah ditakdirkan kepada kita tidak akan pergi kepada orang lain, namun tentu saja kita tidak pernah mengetahui dengan pasti takdir kita seperti apa kedepannya.

Kalimat ini juga sering kali digunakan oleh tipe orang yang malas mencari jodoh atau tidak mau berkorban untuk seorang wanita atau pria .

6. Jodoh Itu Memiliki Pemikiran Yang Sama

Kalimat ini tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar karena sangat tergantung dengan situasi dan kondisi sebuah pasangan. Anda tidak boleh lupa, bahwa konsep pasangan berbahagia itu adalah menerima. Menerima perbedaan, kekurangan, dari pasangannya . Bahkan pasangan yang dikatakan memiliki pemikiran yang sama tidak benar-benar memiliki banyak kesamaan.

Untuk beberapa pilihan mungkin memiliki suatu kesamaan, namun untuk memikirkan hal lainnya, ada sangat banyak perbedaan . Di dalam rumah tangga hal ini tentu sangat wajar dan lumrah .

7. Anak Pertama Jodohnya Lama Jika Dilangkahi Oleh Adiknya

Faktanya, anak pertama memiliki beban tanggungjawab moral terhadap adik-adiknya. Hal inilah yang membuat seringkali anak pertama terlambat menemukan jodohnya. Bukan terlambat menemukan jodohnya, anak pertama dituntut untuk mengayomi dan menjadi contoh untuk adik-adiknya, sehingga banyak pertimbangan yang ada di kepalanya.

Berkitan denga jodoh, pernyataan tersebut tentu saja tidak benar. Ini adalah pengaruh psikologi lingkungan dan kepribadian, yang membuat anak pertama memiliki pertimbangan yang matang dalam menentukan pasangan.

8. Cewek Yang Tidak Tahu Dandan Nanti Pasangannya Jelek

Sama dengan yang mitos sebelumnya, pernyataan seperti ini hanya berlandaskan melalui logika saja. Wanita yang tidak mengerti tentang dandan tidak serta merta memiliki pasangan yang jelek. Faktanya, pria cenderung lebih suka melihat wanita yang terlihat nautral dan alami. Bahkan wanita yang berdandan berlebihan akan menciptakan pandangan negatif bagi pria .

9. Mengerjakan Segala Sesuatu Tidak Pernah Selesai atau Tanggung

Mungkin hanya ini dari seluruh mitos yang saya setujui dari banyaknya mitos yang beredar. Pasalnya hal ini sangat erat dengan kepribadian diri anda. Jika anda mengerjakan sesuatu ya setengah-setengah, maka hal ini akan berdampak saat anda berjuang untuk menikahi seorang wanita.

Untuk wanita, konon jika anda adalah seorang yang memiliki kebiasaan seperti ini akan buruk jika mendapatkan jodoh. Kemungkinan kebanyakan laki-laki hanya singgah saja dan tidak sungguh-sungguh untuk melamar anda.

10. Jarak Alis Menentukan Jarak Dari Jodoh Kita

Tentu anda sering mendengar istilah ini, jarak antara alis satu dengan yang satunya lagi menandakan seberapa jauh jarak anda dengan jodoh. Jika alis anda menyatu, anda akan mendapatkan pasangan yang tidak jauh dengan lingkungan rumah anda. Jika anda memiliki jarak alis yang jauh, cenderung anda akan mendapatkan pasangan dari luar kota atau jauh dari lingkungan rumah anda .

Baca Dulu 2 Mitos Baju Terbalik Ini Masih Dipercaya Banyak Orang Indonesia

Demikian beberapa mitos-mitos yang berkaitan dengan jodoh. Tentu saja pernyataan tersebut tidak serta merta ada begitu saja. Kebanyak kepercayaan tersebut memiliki tujuan yang baik untuk kepribadianmu.

10 Mitos Jodoh Yang Tidak Boleh Kamu Percayai Begitu Saja | Siopung | 4.5