6 Bahan Dasar Pembuat Parfum Paling Aneh di Dunia

Bahan Pembuat Parfum Paling Aneh

Bahan Pembuat Parfum Paling Aneh

Dari zaman dahulu manusia sudah terbiasa menggunakan wewangian untuk berbagai keperluan, seperti penyembahan ke para dewa, membuat aroma lingkungan sekitar menjadi lebih menyenangkan, hingga menghilangkan aroma tubuh yang kurang sedap.

Penggunaan wewangian hingga sekarang masih menjadi salah satu hal yang dapat membuat manusia merasa bersemangat dalam beraktivitas, untuk itu parfum telah memainkan peranan yang penting sekaligus konstan dalam perkembangan zaman.

Awalnya, parfum dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti bunga maupun buah. Selain itu, untuk persembahan ke para dewa biasanya menggunakan wewangian yang berasal dari kemenyan, mas, serta mur, maupun kayu-kayuan yang berkualitas.

Pada akhir abad ke 19, para ilmuwan menemukan bahan-bahan kimia yang dapat dicampur dengan bahan alami sehingga menghasilkan aroma wewangian yang baru. Selanjutnya, penelitian mengenai campuran parfum dari bahan-bahan alami serta bahan-bahan kimia semakin berkembang.

Perkembangan tersebut pada akhirnya membuat sejumlah penemuan bahwa beberapa bahan kimia yang disemprotkan ke kulit ternyata menghasilkan aroma yang sangat unik serta khas.

Namun, tidak jarang campuran dari bahan kimia tersebut adalah campuran bahan-bahan yang menjijikan. Terkait dengan hal ini, siopung akan membahas 10 bahan komposisi pada parfum teraneh versi dunia!

1. Skatole

Parfum dari Skatole

Parfum dari Skatole

Skatole merupakan bahan parfum paling menjijikan atau tidak wajar untuk komposisi  parfum. Skatole merupakan senyawa organik yang sifatnya beracun, dimana senyawa ini terdapat pada feses serta tar batubara.

Aroma dari skatole ini merupakan aroma feses / tinja yang sangat kuat, tetapi jika konsentrasinya diatur serta dicampur dengan bahan kimia lainnya maka akan membentuk aroma yang sangat unik. Senyawa yang merupakan bagian dari keluarga indole ini merupakan sumber energi bahan bakar dengan bentuk biogas.

Uniknya, ternyata senyawa kimia skatole adalah senyawa yang juga memberikan aroma harum pada bunga melati maupun bunga pada pohon jeruk, sehingga kedua memiliki aroma yang kuat.

Salah satu parfum yang terkenal menggunakan senyawa skatole adalah “Les parfums de Rosine” yang dibuat oleh Maurice Schaller ditahun 1913. Parfum ini dibuat dengan menggunakan campuran dari inti bunga cendana, persik, bahkan mawar.

Baca Juga: 7 Bentuk Buah Paling Aneh dan Terunik di Dunia

Aroma skatole membuat orang dapat mengetahui kehadiran bahan ini dari sejak awal, namun karena menggunakan campuran bahan alami lainnya, bahan ini tetap memiliki aroma yang seimbang kekuatannya.

2. Mercaptan

mercaptan

mercaptan

Mercaptan atau tiol adalah senyawa kimia yang mempunyai aroma harum belerang yang menyengat, karena senyawa ini mengandung atom sulfur serta hidrogen.

Aroma yang dihasilkan oleh mercaptan juga sangat menyengat terutama jika dalam molekul yang ringan. Aroma dari mercaptan juga sering dianggap sebagai aroma bawang putih maupun aroma kubis yang membusuk.

Mercaptan dapat membuat aroma parfum sangat kuat maupun sangat halus, tergantung dari jenis mercaptan yang digunakan. Jika menggunakan mercaptan jenis furfuryl, maka aroma yang dihasilkan adalah aroma kopi.

Namun, jika menggunakan mercaptan jenis ribes maka aroma yang dihasilkan adalah aroma kopi hitam.

Untuk itu, para pembuat parfum yang menggunakan senyawa ini harus membuat campuran mercaptan dengan tepat agar aroma belerang yang ada tidak terlalu menonjol.

Uniknya lagi, campuran mercaptan dengan dimetil sulfide ditemukan pada gas alami yang terdapat dalam tubuh manusia, selain itu dapat juga digunakan untuk mendeteksi kebocoran gas yang terjadi di alam.

3. Keringat Musang

Parfum Dari Keringat Musang

Parfum Dari Keringat Musang

Musang merupakan jenis mamalia yang sering ditemukan pada negara Afrika serta India. Pada negara Ethiopia, musang merupakan hewan ternak yang berharga.

Aroma yang dihasilkan oleh keringat musang sangatlah kuat, sehingga tidak heran jika aroma keringat musang sering dijadikan untuk wewangian serta tambahan aroma untuk makanan.

Tidaknya hanya keringatnya, kotoran musang juga bermanfaat untuk dijadikan bahan utama racikan kopi. Walaupun berasal dari kotoran musang, kopi luwak memiliki harga yang sangat tinggi dan banyak digemari oleh pecinta kopi karena aroma serta rasanya yang tepat di lidah.

Dalam beberapa komposisi, keringat musang dapat mengembangkan aroma bunga yang juga sangat menarik. Kebanyakan parfum pada abad ke-20 menggunakan aroma dari keringat musang untuk menunjukan kualitas dari parfum tersebut.

Salah satu contoh parfum yang menggunakan bahan dari aroma keringat musang adalah Chanel No.5 yang dirancang oleh Ernets Beaux.

4. DNA

Parfum Dari DNA

Parfum Dari DNA

Asam deoksiribonukleat atau yang biasa disebut dengan DNA merupakan biomelekul yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan genetika dari setiap organisme maupun virus.

Selain itu, instruksi genetika yang terdapat dalam DNA memiliki peranan yang sangat penting, diantaranya : pertumbuhan, perkembangan, hingga fungsi dari organisme serta virus.

Peranan DNA yang sangat penting dalam kehidupan, sehingga pembuatan parfum dengan campuran DNA akan menghasilkan aroma yang unik. Hal ini dikarenakan tidak ada manusia yang memiliki komposisi DNA yang sama.

Terkait dengan hal ini, ECO health and beauty  yang dikenal dengan produk-produk ramah lingkungan karena menggunakan sedikit bahan kimia mengeluarkan parfum dengan bahan utamanya adalah DNA.

ECO health and beauty nantinya akan mencampurkan DNA kamu ke dalam campuran parfum.

Baca Juga: 10 Hal Unik Yang Tanpa Kamu Sadari Otak Bisa Lakukan

Dengan cara ini, tidak akan ada aroma parfum yang sama. Selain itu, campuran parfum dengan DNA ini sudah banyak digunakan oleh artis-artis terkenal bahkan ilmuwan, seperti Marily Monroe, Michael Jackson, Albert Einstein, Abraham Lincoln, dll.

5. Ambergris

Parfum Dari Ambergis

Parfum Dari Ambergis

Ambergris merupakan zat sekresi yang dikeluarkan oleh paus sperma melalui anus. Sering disebut dengan muntahan dari paus sperma, bentuk ambergris sendiri adalah padat dan juga mudah terbakar.

Paus sperma mengeluarkan zat ini karena ‘salah makan’ dalam arti paus sperma mengkonsumsi benda-benda tajam yang sulit untuk dicerna, seperti paruh cumi raksasa.

Hingga saat ini belum pernah ada yang melihat paus sperma mengeluarkan ambergris secara langsung. Ambergris ini diproduksi secara langsung dari usus ikan paus sperma.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua paus sperma dapat menghasilkan ambergris, hanya sebanyak 1% paus sperma yang dapat memproduksi ambergris dari jumlah populasi yang ada.

Ambergris akan menghasilkan aroma yang lebih lembut untuk dijadikan sebagai bahan dasar dari campuran parfum jika semakin lama ambergris tersebut mengambang di lautan. Jika tidak, maka ambergris tersebut terlihat tidak berharga karena aromanya busuk yang menyengat.

Setetes ambergris ternyata berfungsi sebagai bahan fiksatif yang akan membuat aroma dari parfum tahan lama di kulit selama berhari-hari. Dengan alasan ini, tidak heran jika harga ambergris tinggi terutama jika ambergris tersebut sudah semakin lama mengapung dilautan.

Salah satu orang yang memanfaatkan ambergris adalah Raja Charles II – dimana ambergris dimanfaatkan untuk zat tambahan makanan dengan telur orak-arik.

6. Fenol

Parfum Dari Bahan Fenol

Parfum Dari Bahan Fenol

Saat mendengar kata fenol tentunya sudah tidak asing lagi ya ditelinga. Fenol sering digunakan sebagai bahan untuk pembuatan obatan-obatan maupun untuk antiseptik.

Fenol atau benzenol merupakan zat kristal yang tidak memiliki warna, mudah larut dalam air, mudah meleleh, serta memiliki aroma yang khas. Berasal dari kata Phenyl Alcohol, fenol adalah zat yang dihasilkan melalui proses oksidasi batu bara atau melalui proses oksidasi pada asama benzoate dengan menggunakan raschig.

Namun, perlu diingat bahwa fenol dalam konsentrasi yang tinggi dapat mengakibatkan terjadinya pembakaran kimiawi pada kulit yang terbuka. Selain itu, penyuntikan fenol ke jantung juga dapat mengakibatkan kematian secara langsung.

Pada zaman perang dunia II, fenol digunakan untuk eksekusi mati dengan cara melakukan penyuntikan ke pembuluh darah vena di lengan serta jantung. Berkaitan dengan parfum, fenol secara alami diproduksi oleh banyak tanaman sebagai mekanisme pertahanan diri terhadap serangga maupun lingkungan.

Jenis fenol yang paling sering digunakan unutk parfum disebut dengan kresol yang merupakan produk sampingan dari produksi tar batu bara. Fenol menghasilkan aroma yang cukup aneh jika dijadikan sebagai bahan campuran untuk parfum, aroma dari fenol juga mirip dengan aroma kuda bercampur dengan urin manusia.

Walaupun begitu, fenol sangatlah penting dalam membuat menciptakan aroma bunga dalam parfum. Kini, sudah banyak parfum yang menggunakan bahan dasar fenol dalam pembuatannya, untuk itu fenol tergolong dalam zat padat yang tidak berbahaya.

Baca Juga: 7 Daftar Makanan Unik Dan Paling Berbahaya Di Dunia

Demikianlah enam bahan-bahan parfum teraneh versi dunia yang sudah dirangkum oleh siopung! Diluar enam bahan tersebut, masih banyak juga bahan-bahan aneh yang merupakan komposisi penting dari pembuatan suatu prafum.

Misalnya saja, popcorn, darah, cup cake, buku atau kertas baru, serbuk pistol (dapat melambangkan maskulinitas), kaktus, dan masih banyak lagi bahan dasar pembuatan parfum yang tidak pada umumnya.