10 Barang Lelang Paling Aneh dan Kontroversial di Dunia

Pelelangan Barang-Barang Aneh

Pelelangan Barang-Barang Aneh

Barang-barang yang tepat di suatu pelelangan bisa membuat siapapun menjadi kaya mendadak.

Walaupun memang punya kesempatan untuk mendapatkan uang dengan cepat, lelang juga bisa menjadi kontroversial, aneh atau keduanya.

Juru lelang dicurigai melelang artefak curian, seniman yang justru menghancurkan karyanya setelah terjual dan ilmuwan yang kehilangan fosil berharga kepada para kolektor.

Beberapa lelang di bawah ini juga membuktikan bahwa pemburuan paus, fans Hitler dan perbudakan manusia masihlah terjadi.


10. Piala Oscar

Lelang Piala Oscar Tahun 1942

Lelang Piala Oscar Tahun 1942

Mungkin tak banyak yang mengenal namanya, namun di tahun 1942, Joseph Wright memenangkan Piala Oscar. Ia bukanlah aktor, namun mendapatkan penghargaan itu karena pewarnannya dalam film My Gal Sal.

Setelah ia meninggal, piala tersebut diwariskan kepada keluarganya.

Namun di tahun 2014 lalu, keluarganya justru melelang Piala Oscar peninggalannya tersebut. Piala itu terjual kepada penawar seharga $79.200 atau Rp 1,1 M.

Hal ini membuat Academy of Motion Picture Arts and Sciences memutuskan untuk menuntut pihak-pihak yang terlibat dalam lelang ini, dari keluarga, rumah lelang hingga peawarnya.

9. Celana Dalam Ratu Victoria

Lelang Celana Dalam Ratu Victoria

Lelang Celana Dalam Ratu Victoria

Celana dalam dengan ukuran besar ini berhasil ditawar hingga £1.000 (sekitar Rp 17 juta) di suatau pelelangan. Celana ini punya ukuran pinggang sebesar 112 cm, terbuat dari sutra dan tertulis angka “2” serta inisial sang ratu “VR.”

Arti dari angka itu ternyata merupakan nomor dari celana dalamnya ini karena Ratu Victoria selalu berganti-ganti dalam menggunakan celana dalamnya agar tak rusak.

Baca Juga :

Celana dalam ini dilelang oleh seorang nenek yang merupakan teman dari Susan Heard, salah seorang pelayan Ratu Victoria. Ada-ada saja, ya?

8. Laptop dengan Enam Virus

Lelang Laptop dengan Enam Virus

Lelang Laptop dengan Enam Virus

Di tahun 2019, Guo O Dong mandi uang. Seniman digital dari China ini ingin memberitahu tentang bahayanya dunia internet.

Ia lalu membuat karya seni yang tak bisasa, yakni sebuah laptop yang terinfeksi oleh setengah lusin dari virus komputer paling berbahaya di dunia. Ia menamainya The Persistence of Chaos, dan seseorang menawarnya seharga $1,3 juta (Rp 18 M).

Laptop itu merupakan laptop Samsung dengan Windows XP. Virus-virus di dalamnya termasuk dengan virus email ILOVEYOU (2000), yang sudah membuat kerugian hingga triliyunan rupiah di seluruh dunia.

Virus terkenal lainnya adalah Sobig (2003) yang disebut-sebut sebagai virus dengan penyebaran sangat cepat.

Untuk mencegah laptop penuh virusnya ini tak disalahgunakan oleh orang-orang jahat, Dong bekerjasama dengan perusahaan keamanan digital untuk mengunci virus tersebut agar tak bisa menyebar ke jaringan lainnya.

7. Lukisan Karya Hitler

Lelang Lukisan Karya Hitler

Lelang Lukisan Karya Hitler

Siapa yang tak kenal Adolf Hitler? Ternyata, selain hobi memusnahkan jutaan Kaum Yahudi, ia juga ternyata merupakan seorang seniman ulung.

Pemimpin dari Nazi ini pernah mencoba melukis, namun orang-orang mengatakan bahwa lukisannya itu benar-benar jelek.

Namun walaupun begitu, lukisan ini tetap saja berhasil terjual dengan angka fantastis dalam sebuah pelelangan di Nurenburg, Jerman pada 2015 lalu.

Seorang pembeli yang tak mau disebutkan namanya, membeli koleksi lukisan Hitler–yang berjumlah 14 lukisan, seharga $450.000 atau sekitar Rp 6,3 M.

6. Patung Raja Tutankhamen

Lelang Patung Raja Tutankhamen

Lelang Patung Raja Tutankhamen

Zaman dulu kala, seorang seniman dari Mesir membuat patung dari Raja Tutankhkamen. Lalu, di tahun 2019, patung itu terjual seharga hampir $6 juta (Rp 84 M) dan berhasil membuat kekacauan bagi banyak orang.

Bukan masalah tentang patung tersebut yang memang asli, namun bagaimana patung tersebut bisa keluar dari Mesir. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan pemerintah Mesir, patung tersebut ternyata dicuri dari Candi Karnak pada tahun 1970-an lalu.

Rumah lelang mengklaim bahwa patung tersebut dimiliki secara legal oleh almarhum Pangeran Wilhelm von Thurn und Taxis (1919 – 2004). Namun, putra dan sepupunya menolak keras klaim ini. Saat para jurnalis menyelediki kasus ini, ditemukan bukti bahwa sang pangeran tak pernah memiliki patung tersebut.

Hal ini diperburuk dengan sang pembeli dan sang penjual yang tetap tak diketahui identitasnya. Kasus ini bisa saja menjadi masalah diplomatik antara Inggris dengan Mesir dan jika Mesir melapor kepada UNESCO maka patung tersebut bisa saja dipulangkan ke tempat asalnya.

5. Dinosaurus Pemakan Daging

Lelang Kerangka Dinosaurus Pemakan Daging

Lelang Kerangka Dinosaurus Pemakan Daging

Di tahun 2018 lalu, tulang belulang dinosaurus berhasil terjual $2,36 juta (Rp 33 M) di Paris. Namun, penjualannya ini membuat para ilmuwan geram karena fosil tersebut bisa saja diteliti oleh mereka daripada dijual begitu saja.

Berdasarkan hukum di Amerika, tulang dinousaurus yang ditemukan di tanah pribadi bisa dijual dimanapun di dunia ini.

Hal ini tentu saja akan merugikan penelitian tentang dinosaurus karena daripada memberikannya kepada para ilmuwan untuk diteliti, orang-orang yang menemukan fosil di jalaman belakang rumahnya lebih memilih menjualnya saja karena lebih menguntungkan.

Disebutkan oleh rumah lelang bahwa tulang yang dilelang itu milik dari Allosaurus, dinosaurus predator yang umum. Namun, setelah diperhatikan lagi, ternyata itu adalah fosil dari dinosaurus yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

4. Kelinci Raksasa

Lelang Kelinci Raksasa

Lelang Kelinci Raksasa

Di tahun 2019 ini, sebuah rekor dalam dunia lelang dibuat, yakni rekor penjualan karya seni termahal oleh seniman yang masih hidup. Karya seni yang terjual seharga $91,1 juta (Rp 1,2 triliun) itu ternyata adalah patung kelinci raksasa. Mengejutkan, bukan?

Patung itu terbuat dari stainless steel, punya tinggi 91 cm dan terlihat seperti balon hewan. Efek balon ini bisa terjadi karena tingkat realisme yang tinggi sehingga seolah-olah patung ini terlihat tak punya berat.

Tak hanya itu, patung ini juga benar-benar menyilakukan, dimana bayangan siapapun akan direfleksikan oleh patung tersebut.

Sang seniman, Jeff Koons, menamai karyanya tersebut dengan nama yang simpel, yakni Rabbit. Lelang ini tak sepenuhnya kontroversial, tapi kehadiran berbagai milyarder top dunia di sana saling sikut menyikut dalam harga adalah suatu pemandangan yang jarang ditemukan di manapun.

3. Lukisan yang Hancur Sendiri

Seniman asal Inggris yang diketahui bernama Banksy tiba-tiba saja menjadi terkenal dalam semalam.

Di tahun 2018 lalu, lukisan miliknya yang menujukan seorang gadis kecil ingin mengambil sebuah balon merah di udara, terjual seharga $1,4 juta (Rp 19,6 M). Namun, bukan itu yang membuatnya menjadi terkenal di seluruh dunia.

Setelah tawaran ditutup, lukisannya tersebut justru menghancurkan dirinya sendiri–seperti yang bisa kamu saksikan pada video di atas.

Para pengunjung kebingunan dan hanya bisa menonton dengan diam lukisan itu perlahan turun ke alat penghancur kertas yang disembunyikan di bagian bawah frame.

Banksy mengakui ia bertanggung jawab, karena penghancurannya ini menurutnya juga merupakan, “cara mengekspresikan seni”. Rumah lelang dan pembelinya juga tak tahu tentang hal ini sebelumnya.

Tapi hal yang mengejutkan adalah, lukisannya yang sudah hancur tersebut justru berharga 50% lebih mahal daripada kondisi normalnya.

2. Daging Paus

Lelang Daging Paus Terbesar di Dunia

Lelang Daging Paus Terbesar di Dunia

Di tahun 2019 ini, walaupun sudah diwanti-wanti, Jepang tetap saja nekat melakukan perburuan paus.

Walaupun mereka berdalih bahwa pemburuan tersebut adalah untuk penelitian, namun buktinya, 333 paus yang terbunuh di tahun 2018 lalu, semuanya dijual ke restoran-restoran di Jepang.

Sedangkan di tahun 2019 ini, Jepang menangkap dua paus dengan tujuan semata-semata untuk mencari uang. Daging mereka terjual di sebuah lelang dengan harga 15.000 yen atau sekitar Rp 1,9 juta.

Baca Juga : 

Lelang tersebut tentu saja memancing kontroversi internasional, namun Jepang tetap tak bergeming dan berencana memburu sekitar 227 paus untuk tahun 2019 ini, agar bisa dijual kepada para restoran yang berani membayar mahal.

1. Seorang Gadis

Lelang Seorang Gadis

Lelang Seorang Gadis

Di tahun 2018 lalu, sebuah lelang diiklankan di Facebook. Apa yang dijual? Seorang gadis berusia 17 tahun dari Sudah Selatan. Kejadian tentu saja membuat heboh, sehingga pengacara HAM, organisasi HAM dan berbagai komunitas di seluruh dunia turun tangan.

Di Sudah Utara, tradisi menjual anak gadis memang susah dihilangkan. Para gadis muda diberikan kepada laki-laki yang berhasil memberikan mahar tertinggi. Nah, di kasus Facebook ini, lima orang laki-laki bersaing membuat tawaran satu sama lain tanpa peduli dengan perasaan si gadis.

Gadis tersebut akhirnya terjual kepada pria berumur 40-an tahun dan akan ia jadikan sebagai istri kesembilan. Ia membayar dengan beberapa mobil mahal, 500 ekor sapi, handphone dan sebuah perahu. Foto gadis itu juga dipublikasikan, di mana ia berdiri dengan ekspresi sedih disamping si pembeli.

Hal lain yang disoroti adalah respon Facebook yang sangat terlambat menerima komplain tentang kegiatan ini dan kurang tegas dalam mencegahnya, karena setelah dihapus muncul lagi pengumuman yang lain.

Lelang melelang di Indonesia memang sepertinya kurang populer, namun jika kamu atau orang yang kamu kenal ikut dalam sebuah lelang, jangan tergiur barang yang menakjubkan tapi barang tersebut melanggar norma-norma kemanusiaan, ya.