8 Penemuan Arkeologi yang Paling Menggemparkan Dunia

Penemuan Arkeologi Yang Paling Menggemparkan Dunia

Penemuan Arkeologi Yang Paling Menggemparkan Dunia

Adanya penemuan-penemuan unik di dunia tentunya mengundang sejumlah pertanyaan sekaligus kekaguman mengenai penemuan unik tersebut.

Penemuan-penemuan kuno yang ditemukan oleh para arkeolog selalu memiliki penjelasan yang unik dibalik bentuk maupun makna dari penemuan tersebut. Sebelum membahas penemuan-penemuan unik tersebut, yuk kita bahas terlebih dahulu mengenai ilmu arkeologi yang berperan penting dalam hal ini.

Arkeologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu archae yang artinya kuno serta logos yang artinya ilmu. Berdasarkan uraian kedua kata tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan arkeologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai peninggalan-peninggalan kuno.

Lebih lengkapnya, arkeologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai kebudayaan manusia pada masa lalu melalui data peninggalan bendawi yang ditinggalkan. Ilmu arkeologi sendiri memiliki banyak tujuan, seperti mempelajari perilaku manusia, sejarah mengenai suatu kebudayaan, hingga terjadinya perubahan pada budaya tersebut.

Masih berkaitan dengan penemuan benda-benda kuno, siopung sudah merangkum secara khusus untuk readers mengenai benda-benda peninggalan masa lalu yang menyita perhatian.

Berikut ini terdapat 15 benda-benda peninggalan kuno yang sangat unik versi dunia :

1. Bola Batu, Kosta Rika

Bola Batu, Kosta Rika

Bola Batu, Kosta Rika

Di Kosta Rika pada tahun 600 M, ditemukan sebuah bola batu raksasa yang juga sering disebut sebagai delta diquis atau las bolas oleh penduduk setempat. Jumlah dari batu raksasa tersebut lebih dari tiga ratus batu di Kosta Rika.

Bola batu raksasa ini sangat terkenal karena merupakan karya dari Isthmo Columbia yang sangat terkenal. Sebagian besar dari batu-batu raksasa tersebut di buat dari gabbro, sebuah batu yang berasal dari magma cair.

Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para arkeolog bola batu raksasa tersebut dibuat dengan bentuk bulat sempurna menggunakan batu-batu kecil.

Disamping penelitian yang dilakukan oleh para arkeolog, banyak juga para ahli yang mengungkapkan bahwa batu raksasa tersebut erat kaitannya tentang kegiatan astronomi.

Baca Juga: Misteri Segitiga Bermuda Yang Dianggap Tempat Dajjal

Banyak juga yang mengatakan bahwa batu raksasa tersebut berasal dari tempat-tempat yang signifikan. Darimanapun asal batu tersebut belum ditentukan secara pasti.

2. Mekanisme Antikythera

Mekanisme Antikythera

Mekanisme Antikythera

Mekanisme antikythera merupakan benda peninggalan sejarah yang sangat terkenal pada tahun 1901. Ditemukan oleh seorang arkeolog bernama Valerios Stais dimana penemuan tersebut diyakini sebagai kalkulator mekanik yang berkontribusi terhadap awal munculnya komputer mekanik.

Penemuan ini ditemukan pada kapal karam di pantai lepas Antikythera. Antikythera adalah pulau yang letaknya antara Kreta serta Peloponnesos (Yunani). Kapal tersebut diduga sudah berusia 2.000 tahun lamanya.

Penemuan berupa mekanisme antikythera tersebut adalah penemuan paling kompleks yang ada pada masa tersebut.

Mekanisme antikythera terdiri dari tiga tombol besar serta satu tombol kecil yang membuat alat ini melengkapi tampilan perangkat matematika, seperti untuk mengetahui posisi matahari, bulan, serta beberapa planet, sehingga selain berfungsi sebagai kalkulator perangkat ini juga dapat digunakan sebagai kalender.

Manusia baru dapat menciptakan alat serupa dengan penemuan ini pada abad ke-14, dimana pada saat itu pengetahuan manusia semakin berkembang.

3. Makam Cleopatra

Makam Cleopatra

Makam Cleopatra

Siapa yang tidak mengenal Cleopatra VII? Cleopatra merupakan seorang wanita yang sangat terkenal akan kecantikan yang dia miliki pada zamannya.

Kecantikan alami yang dimiliki oleh Cleopatra VII hingga sekarang membuat banyak wanita ingin mengetahui rahasia maupun perawatan wajah yang dilakukan oleh Cleopatra agar tampil cantik. Dari serangkaian cerita mengenai kecantikan alami Cleopatra yang menarik, ternyata cerita percintaan Cleopatra pun tidak kalah menarik.

Cleopatra bertemu dengan seorang pria bernama Markus Antonius dan mereka berdua jatuh cinta pada pandangan pertama. Cinta mereka berdua ternyata mengancam Kekaisaran romawi (terkait dengan banyaknya wilayah yang dimiliki pada zaman tersebut).

Kekaisaran romawi semakin terus kehilangan kekuatannya, karena Markus Antonius membuat keputusan berdasarkan cinta yang dia rasakan kepada Cleopatra. Telah dibutakan oleh cinta, Markus Antonius serta Cleopatra memutuskan untuk tetap menikah walaupun mereka mengalami banyak rintangan dan hambatan yang sangat berarti.

Namun, hal mengejutkan terjadi, Antonius dibohongi dengan kematian palsu Cleopatra yang membuat dia pada akhirnya memutuskan untuk bunuh diri dengan pedangnya saat berperang melawan Roma.

Mendengar kematian Antonius, Cleopatra merasa sangat kehilangan dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya juga dengan bunuh diri.

Pasangan Cleopatra dan Antonius dimakamkan bersama-sama dari tahun 30 SM, namun hingga sekarang tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan makam tersebut. Informasi terakhir yang diketahui adalah bahwa makam pasangan Cleopatra dan Antonius terletak dekat dengan lokasi Alexandria di Mesir.

Hingga saat ini para arkeolog dari Mesir sudah berusaha untuk menemukan letak makam tersebut, tetapi letaknya tetap menjadi misteri. Jika ada orang yang berhasil menemukan letak dari makam tersebut, kemungkinan besarnya makam tersebut kosong. Ini dikarenakan pada zaman tersebut sering terjadi perampokan besar-besaran.

4. Atlantis

Atlantis

Atlantis

Atlantis merupakan kota yang selalu memunculkan banyak pertanyaan bagi semua kalangan, terutama bagi kalangan peneliti. Telah dilakukan banyak cara serta teori untuk membuktikan keberadaan kota ini, namun hingga saat ini belum ada bukti yang dapat dipercaya. Plato merupakan orang yang pertama kali mencetuskan mengenai teori tentang Atlantis.

Kurangnya bukti mengenai apa yang Plato jabarkan tentang Atlantis membuat para arkeolog serta peneliti menyimpulkan bahwa cerita tersebut merupakan khayalan dari Plato.

Namun, cerita Plato mengenai kota yang hilang dikarenakan bencana banjir tersebut benar adanya, sehinga ada banyak peneliti menduga bahwa yang dimaksud oleh Plato adalah Laut Hitam, Bahama, Lemuria, Indonesia, Kepang, atau Kepulauan Yunani. Perdebatan para arkeolog mengenai lokasi dari kota Atlantis tersebut tidak juga menemukan titik cerah.

Untuk itu, hingga saat ini kota Atlantis dianggap sebagai cerita imajinasi yang menggambarkan keindahan kota tersebut yang melibatkan banyak misteri arkeologis didalamnya.

5. Piramida Besar di Mesir

Piramida Mesir

Piramida Mesir

Selain identik dengan Cleopatra, sang ratu kecantikan – maka Mesir juga lekat dengan adanya bangunan-bangunan piramida yang megah serta kokoh. Terdapat salah satu piramida yang sangat megah yang dibangun sekitar 5.000 tahun lalu.

Piramida tersebut kini berada di Kairo, terdapat tiga piramida yang sangat besar. Salah satu dari ketiga piramida tersebut terdapat piramida yang dinamakan dengan Khufu, merupakan piramida terbesar dari yang di Kairo.

Khufu merupakan bangunan piramida terbesar yang mendominasi bukti penghormatan penduduk Mesirk Kuno terhadap raja Firaun beserta kepercayaan yang ada untuk memimpin mereka dari dunia kehidupan kepada dunia akhirat.

Baca Juga: 6 Museum Paling Unik dan Menyeramkan di Dunia

Sampai saat ini, bangunan-bangunan besar piramida tersebut belum diketahui pembuatnya. Para arkeolog masih terus melakukan penelitian karena terdapat terowongan-terowongan serta poros yang baru dalam satu bangunan piramida.

6. Cakar Raksasa, Gunung Owen

Cakar Raksasa Burung Moa

Cakar Raksasa Burung Moa

Cakar raksasa mungkin terdengar mengerikan sekaligus mengundang perhatian banyak orang, terutama jika hal ini dikaitkan dengan penemuan pada zaman kuno.

Sekelompok arkeolog mengunjungi suatu goa yang letaknya di Gunung Owen, Selandia Baru pada tahun 1986 dan menemukan penemuan yang langka sekaligus mengerikan. Bagaimana tidak? Para arkeolog menemukan cakar raksasa lengkap dengan daging serta otot yang juga masih utuh.

Berdasarkan bentuk dari cakar raksasa itu, para arkeolog menyimpulkan bahwa cakar tersebut berasal dari dinosaurus. Namun ternyata, cakar yang ditemukan tersebut adalah cakar dari burung moa yang sudah punah dari 3.000 tahun yang lalu.

Penyebab dari kepunahan burung moa raksasa ini juga tidak diketahui penyebabnya. Burung moa tidak memiliki sayap serta dapat mencapai tinggi hingga kurang lebih 3,6 meter. Burung moa berleher panjang dengan kepala yang kecil, mempunyai kaki yang juga panjang serta besar, serta bulu berwarna cokelat-kehitaman.

Karena sudah punah dari waktu yang sangat lama, banyak sekali pertanyaan yang muncul kepermukaan termasuk untuk para arkeolog terkait terpeliharanya cakar burung moa hingga saat itu.

7. Pemakaman Masal di Eropa

Pemakaman Masal di Eropa

Pemakaman Masal di Eropa

Para arkeolog menemukan penemuan yang sangatlah langka sekaligus mengerikan. Pada tahun 1996, terdapat sisa-sisa kerangka manusia yang jumlahnya lebih dari 500 orang di bagian barat daya Jerman.

Kerangka manusia tersebut setelah diteliti merupakan kerangka manusia anak-anak, pria, wanita, bayi, hingga bahkan anjing. Pemakaman masal yang ditemukan oleh para arkeolog tersebut diduga sudah berusia sekitar 7.000 tahun.

Dari semua rangka tersebut, para arkeolog menemukan adanya tanda-tanda yang sama baik pada kerangka manusia maupun pada kerangka hewan. Hal ini membuktikan bahwa pada tahun 1996 telah terjadi praktik kanibalisme di Eropa.

8. Mumi terbakar, Filipina

Kebayan Mummy

Kebayan Mummy

Para arkeolog menemukan penemuan yang tidak kalah mengejutkan dari daftar penemuan kuno yang sudah dijabarkan sebelumnya pada daerah Filipina Utara.

Ditemukan ada banyak goa di daerah Filipina Utara dimana dalam goa tersebut terdapat ratusan tengkorak beserta peti mati dengan bentuk seperti kulit kenari. Setelah ditelusuri lebih mendalam, ternyata tempat tersebut adalah pemakaman masal suku Ibaloi.

Setiap orang dari suku Ibaloi yang dilihat mendekati kematian, maka akan dipaksa untuk mengkonsumsi minuman yang sangat asin sehingga tubuhnya akan mengalami tingkat dehidrasi yang tinggi. Setelah meninggal, orang-orang dari suku tersebut tubuhnya akan dicuci dan dilumuri dengan ramuan herbal.

Langkah selanjutnya adalah diletakkan dalam peti yang nantinya dibakar diatas api dalam posisi tubuh sedang duduk.

Jangka waktu dari pembakaran tersebut bisa mingguan bahkan hingga satu bulan. Lebih mengerikannya lagi, untuk mempercepat proses pembakaran mayat maka mayat-mayat tersebut akan ditupkan tembakau.

Proses pembakaran mumi ini disebut dengan mumi api, dan berhenti pada tahun 1.500 saat Spanyol menjelajah Filipina.

Baca juga: 7 Teori Konspirasi Paling Gila Yang Pernah Mengguncang Dunia

Demikian beberapa penemuan arkeologi yang memiliki keunikan tersendiri di mata peneliti.