Penyebab Kecepatan Internet Negara Tetangga Lebih Cepat Ketimbang Indonesia

Penyebab Kecepatan Internet Negara Tetangga Lebih Cepat Ketimbang Indonesia

Gambar Ilustrasi Tes Kecepatan Internet Via Pixabay.com

Internet kini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat indonesia. Semenjak banyaknya smartphone murah bertebaran dimana-mana, menyebabkan kebutuhan akan akses internet menjadi sangat tinggi. Tentu berbeda jika kita melihat 3-2 tahun yang lalu. Dimana lebih dari 70% pengguna internet masih beriorentasi pada desktop.

Pasti kamu sering bertanya-tanya, katanya kecepatan internet di negara tetangga lebih bagus ya ? Contohnya saja adalah singapura. Negara yang tidak lebih luas daripada Jakarta ini, tercatat memiliki kecepatan internet terbaik di dunia. Jika dibandingkan dengan indonesia, kita sudah kalah jauh tertinggal.

1. Perbedaan Kecepatan Internet Negara Singapura Dengan Indonesia

Berdasarkan data terbaru tahun 2017, kecepatan rata-rata pengguna internet di indonesia kini mencapai sekitar antara 4 mb/s – 6 mb /s. Walaupun sudah terlihat lebih baik dibandingkan data tahun 2015, namun berdasarkan peningkatan dan pengembangannya, kita tertinggal sangat jauh. Untuk Singapura sendiri, penduduknya telah menikmati layanan akses internet dengan kecepatan rata-rata 21 mb/s.

Dengan kecepatan tersebut, tentu saja produktifitas dari masyarakatnya akan semakin meningkat. Walaupun data terbaru yang kami kutip dari CNN beberapa waktu lalu menunjukkan kecepatan internet di indonesia sudah sangat baik, tetapi faktanya dilapangan masih banyak pelanggan yang mendapati kecepatan yang sangat lambat.

2. Kenapa Internet Di Indonesia Lambat ? Kenapa Tidak Bisa Cepat ?

Untuk mendukung kecepatan internet yang baik, maka para provider di indonesia harus melakukan pembangunan berskala. Perkaranya, internet sendiri membutuhkan pembangunan infrastruktur yang sangat mahal. Apalagi, indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki luas wilayah terbesar di asia.

Mengingat kondisi geografis indonesia yang seperti ini. Hal ini tentu saja menjadi sebuah tantang tersendiri di kalangan provider dalam negeri. Dalam membangun jaringan kabel bawah laut saja, perusahaan dan negara harus bahu membahu untuk mengeluarkan anggaran yang sangat besar. Coba bayangkan, kabel fiber optik berapa harga nya per-meter ya ?

Oleh sebab itu, dibutuhkan waktu, kesabaran, dan kerja keras yang tinggi dari provider di indonesia untuk membangun infrastruktur internet. Selain itu, dibutuhkan juga dukungan dari pemerintah untuk bisa membantu dan mendukung pengembangan tersebut. Kan gak asik kalau seandainya ada pejabat yang korupsi kabel internet.

3. Lalu, Kapan Kecepatan Internet Indonesia Bisa Sekencang Negara Tetangga ?

Singapura sendiri memiliki luas wilayah yang tidak seberapa dibandingkan indonesia. Hal inilah yang membuat negara tersebut mampu membangun infrastrukturnya dengan sangat cepat. Selain itu, jika dibandingkan kuantitas pengguna, tentu saja singapura kalah banyak dibandingkan indonesia. Penduduk indonesia saat ini sudah lebih dari 250 juta jiwa.

Jika dilihat perkembangan yang ada saat ini, kemungkinan besar masyarakat indonesia akan mendapatkan akses kecepatan internet yang baik pada tahun 2020. Pada saat itu, akan banyak infrastruktur yang selesai dibandun. Sudah tahu gak, kalau pada masa presiden Jokowi saat ini, pembangunan infrastruktru fiber optik bawah laut sedang dikebut ?

Jadi tentu saja kamu harus bersabar. Luas wilayah indonesia kan gak seperti singapura. Coba bayangkan, indonesia memiliki banyak hutan, gunung, sungai, laut, dan lain-lain. Kondisi geografis seperti ini tentu saja sangat sulit dan membutuhkan biaya yang besar. Jadi kamu harus bersabar dulu, prediksi 3 tahun kedepan kecepatan internet indonesia sudah lancar jaya.

Baca Juga Perbandingan Harga Paket Internet Di Indonesia Dengan Negara Lain

Kecepatan internet negara tentangga memang saat ini lebih baik dibandingkan indonesia. Tapi kita harus optimis jika infrastruktrur kita selesai secepatnya.

Penyebab Kecepatan Internet Negara Tetangga Lebih Cepat Ketimbang Indonesia | Siopung | 4.5