10 Stasiun TV yang Pernah Dibajak Hacker Secara Live

Hacker Beraksi di Stasiun TV

Hacker Beraksi di Stasiun TV

Pembajakan memang sudah menjadi hal memusingkan yang harus kita hadapai–bahkan sebelum zaman komputer dan internet merajalela sekalipun.

Selama ini, orang-orang berpikir bahwa membajak atau hacking, berhubungan dengan akun-akun pribadi seperti email dan sosmed atau pembajakan suatu situs.

Namun, hacking itu tak terbatas pada hal itu-itu saja, lho. Ada pembajakan dalam bentuk lainnya, yaitu salah satunya pembajakan stasiun televisi.

Kegiatan ini sudah berlangsung selama puluhan tahun dan seringkali terjadi di tahun 1970-an atau 1980-an. Penasaran apa saja itu? Check this out!

10. Southern Television

Pada 26 November 1997, seseorang berhasil membajak Southern Televesion beberapa menit saat program berita sore. Para penonton masih biasa melihat pembawa acara beritanya, Andrew Garnder, namun mereka tak bisa mendengar suaranya.

Suara dari Gardner tersebut digantikan oleh suara yang mengklaim bahwa dirinya merupakan alien bernama Vrillon. Ia juga mengaku kalau ia adalah juru bicara dari kelompok alien bernama Ashtar Galactic Command.

Selama enam menit, Vrillon memperingatkan umat manusia tentang bahayanya berperang. Ia menyarankan untuk semua senjata yang ada dihancurkan agar manusia bisa hidup dalam kedamaian.

Baca Juga: 10 Orang Ini Dapat Kemampuan Unik Setelah Sembuh Dari Penyakit

Ia menambahkan bahwa hanya orang-orang damai saja yang bisa berevolusi selanjutnya. Sampai saat ini tak diketahui siapa hacker tersebut.

9. HBO

Pada sore hari tanggal 27 April 1986, seorang hacker berhasil membajak satelit HBO saat sedang siaran langsung film The Falcon and the Snowman. Si hacker mengaku bernama Captain Midnight dan punya kendali penuh terhadap satelit selama empat setengah menit. Selama dibajak, tayangan film digantikan dengan tulisan:

GOODEVENING HBO
FROM CAPTAIN MIDNIGHT
$12.95/MONTH ?
NO WAY !
[SHOWTIME/MOVIE CHANNEL BEWARE!]

Hasil dari investigasi di kemudian hari mengungkap bahwa Captain Midnight punya nama asli John MacDougall, seorang insinyur dan penjual parabola yang punya dendam pribadi kepada HBO.

Cerita bermula di awal tahun 1980an, dimana para pemilik parabola bisa dengan bebas mendapat siaran berbasis satelit, termasuk dari siaran kabel.

Namun, tak lama kemudian, banyak stasiun TV yang mulai mengunci siarannya–termasuk HBO dan diharuskan membayar agar bisa menikmati. Tentu saja hal ini berpengaruh besar terhadap penjual parabola seperti John ini, maka dari itu ia melancarkan serangan hacking-nya.

Beberapa bulan kemudian, John MacDougall ditangkap. Namun, ia dibebaskan dengan hukuman ringan saja, yakni masa percobaan selama setahun dan denda sebesar $5000 (sekitar Rp 70 juta).

8. WGN dan WTTW

Sekitar pukul 21.15 pada 22 November 1987, seorang hacker berhasil siaran di WGN-TV yang bermarkas di Chicago, Amerika Serikat.

Namun untung saja, insiden ini tak berlangsung lama karena WGN-TV berhasil merebut siarannya kembali. Tapi, sang hacker tak berhenti di sana.

Menjelang tengah malam, WTTW–yang juga berada di Chicago, dibajak oleh hacker yang sama. Seperti sebelumnya, si hacker juga mengganti siaran langsung WWTW dengan video seorang laki-laki yang menggunakan topeng aneh.

Ia juga melakukan beberapa hal aneh lainnya, seperti mengejek WGN dan membiarkan seorang wanita memukul pantatnya dengan pemukul lalat. Terakhir, ia juga melakukan iklan gratis bagi Pepsi.

Insiden ini sekarang dikenal dengan sebutan Max Headroom Signal Intrusion. Walaupun sudah bertahun-tahun lamanya, identitas si hacker juga masih saja belum diketahui.

Andaikan ia berhasil ditangkap, maka hukuman yang akan dijatuhkan adalah penjara selama satu tahun dan denda sebesar $100.000 atau sekitar Rp 1,4 M.

7. Playboy dan American Exxxtasy

Pada bulan September 1987, seorang hacker berhasil membajak siaran langsung dari dua stasiun televisi kabel di Amerika, yakni American Exxxtasy dan Playboy.

Si hacker berhasil membajak stasiun yang sama tiga kali dalam sehari–dua kali ke American Exxtasy dan sekali ke Playboy. Ia menggantikan siaran langsung itu dengan menampilkan pesan-pesan berbau agama.

Setelah dilakukan penyelidikan, identitas dari pembajak tersebut adalah Thomas M. Hayne. Ia bekerja di Christian Broadcast Network (CBN), stasiun televisi kabel yang hanya menyiarkan siaran berbau agama kristen saja. Ia membajak menggunakan alat-alat milik CBN itu sendiri.

6. Al-Manar

Al-Manar

Al-Manar

Di tahun 2006, para hacker yang bekerja di Israeli Defense Force (IDF) berhasil membajak statsiun televisi Al-Manar–yang merupakan stasiun resmi untuk Hezbollah.

IDF mengganti siarannya dengan gambar dari pemimpin Hezzbollah, Hassan Nasrallah dan dengan tulisan di bawahnya, “Waktumu semakin dekat, dekat, dekat.”

Tak hanya itu saja, namun IDF juga membajak beberapa situs dan siaran radio yang berhubungan dengan Hezbollah.

Mereka juga mengirim pesan singkat kepada warga Lebanon bahwa serangan pembajakan ini ditargetkan kepada Hezbollah, bukan kepada warga Lebanon itu sendiri.

5. Weather Channel

Weather Channel

Weather Channel

Pada 18 April 2019 lalu, seseorang berhasil membajak Weather Channel. Namun, bukannya menampilkan pesan-pesan seperti pembajakan lain di atas, sang hacker menghentikan total siaran dari jam 06.00 hingga 07.39.

Weather Channel lalu mengeluarkan pernyataan bahwa pembajakan tersebut merupakan serangan dari sebuah virus ke jaringan mereka.

Benar saja, ternyata virus tersebut meminta untuk mengirim sejumlah uang dulu, sebelum siaran dikembalikan normal.

4. Channel 2 dan 10

Channel 2 dan 10

Channel 2 dan 10

Pada November 2016 lalu, seorang hacker berhasil membajak stasiun televisi asal Israel, Channel 2 dan 10 di malam yang sama. Kedua stasiun televisi tersebut sedang menyiarkan berita sore saat hacker menyerang.

Ia menggantikan siaran dengan pesan-pesan yang mengejek Israel dan mengindikasikan bahwa kebakaran hebat yang baru saja menyerang Israel merupakan hukuman dari Tuhan.

Si hacker juga menampilkan gambar-gambar dari beberapa daerah islami dan juga suara dari orang-orang muslim yang sedang berdoa.

3. KRTV

Pada bulan Februari tahun 2013 silam, seseorang membajak KRTV, sebuah stasiun televisi yang terletak di Montana, Amerika Serikat, saat penayangan The Steve Wilkos Show.

Si hacker berhasil membajak ke dalam pemberitahuan darurat KRTV dan mengumumkan bahwa ada serangan zombie di Montana.

Si hacker mengklaim bahwa para zombie bangkit dari kuburnya dan berhasil menguasai sebagaian dari Montana. Ia menyarankan para penonton untukt tak mendekati zombie tersebut.

Tentu saja, tak ada yang menganggap serius pengumuman itu. Banyak yang orang menanggap bahwa itu merupakan strategi marketing untuk mempromosikan serial The Walking Dead saja. Tapi, pembajakan itu benar-benar terjadi dan sampai sekarang belum diketahui siapa yang melakukannya.

2. KVOA

KVOA

KVOA

Lagi-lagi di bulan Februari, namun tahun 2009, seseorang membajak stasitun televisi KVOA saat sedang menyiarkan pertandingan live Super Bowl XLII antara Arizona Cardinals dan Pittsburg Steelers. Pembajakan hanya mempengaruhi mereka yang menonton menggunakan Comcast.

Si hacker menggantikan pertandingan tersebut dengan adegan pornografi selama 30 detik. Uniknya, banyak orang yang mengira bahwa itu adalah iklan, sampai akhirnya adegan tak layak ditonton lagi.

Comcast benar-benar malu dengan insiden ini dan memberikan $10 kepada 80.000 penonton. Dua tahun kemudian, FBI berhasil mengungkap identitas dari hacker yang ternyata bernama Frank Tanori Gonzales. Saat insiden pembajakan itu, ia sedang bekerja di Cox Cable.

1. Stasiun Televisi yang Tergabung dengan ABC

Di tahun 2006, sebuah stasiun televisi yang tergabung dengan servis ABC yang berlokasi di Niobrara County, Wyoing dibajak oleh hacker.

Nama stasiun televisi tersebut masih belum terungkap karena terbatasnya informasi tentang insiden ini. Bahkan, banyak orang yang menganggap bahwa pembajakan ini tak benar-benar terjadi.

Walaupun banyak yang meragukan, tapi video yang ditampilkan saat insiden pembajak benar-benar ada. Namun, keasliannya tentu diragukan. Sejak saat itu, insiden pembajakan ini disebut sebagai “The Wyoming Incident” atau “The Wyoming Hijacking.”

Berdasarkan laporan, pembajakan terjadi saat siaran berita sore. Siaran tersebut digantikan dengan video berdurasi lima menit, yang menampilkan sebuah kepala kartun dan beberapa tulisan.

Tulisan yang pertama mengandung kata, “PRESENTASI SPESIAL.” Lalu, kata-kata yang mengikutinya termasuk diantaranya adalah, “KAMU SEDANG SAKIT… KAMI HANYA INGIN MEMPERBAIKIMU” dan “KAMU AKAN MELIHAT HAL-HAL YANG INDAH.”

Insiden ini menjadi populer karena para penonton melaporkan mengalami pusing, mual, halusinasi hingga amnesia setelah video tersebut akhirnya menampilkan beberapa gambar aneh dengan musik yang tak enak didengar. Bahkan, ada yang langsung muntah seketika musik itu diputar.

Para ilmuwan mengatakan bahwa video itu bukanlah suatu insiden pembajakan atau insiden yang berhubungan dengan hal-hal mistis.

Baca Juga: 8 Orang yang Mengorbankan Nyawa Untuk Menyelamatkan Seseorang

Mereka berkata bahwa musik yang membuat orang-orang tak enak badan itu terjadi karena adanya sinyal lain yang menganggu sinyal dari televisi mereka, sehingga frekuensi dari musik tersebut membuat halusinasi bagi siapapun yang mendengarkannya.